Lombok Timur, SK - Setelah sukses menggelar festival Begasingan selama dua pekan, dengan aman tanpa ada gesekan yang berarti. kini Speaker Kampung Indonesia, kembali akan mengundang para pihak untuk membangun konsep permainan jenis lain.
Permainan yang dimaksud adalah Festival Tuselak. Yang mana permainan ini kata Direktur Speaker Kampung Indonesia Hajad Guna Roasmadi, sama seperti Festival Begasingan. Membangkitkan kearifan lokal dengan mengedepankan nilai-nilai budaya lokal.
Menurut Hajad Guna yang akrab disapa Eros, seperti Festival Begasingan ini bertujuan untuk mengangkat kearifan lokal di samping mempererat ikatan persaudaraan antar warga kampung yang satu dengan kampung yang lain serta bisa saling mengenal.
Festival Tuselak tentu tujuan sangat baik, sebab setelah kita melakukan analisa ditengah masyarakat, lahirnya Tuselak ini diakibatkan karena salahnya cara mencari ilmu. Dari itulah, pagelaran Tuselak ini harus dimunculkan.
"Tujuan Festival Tuselak ini tidak melulu soal mistisnya, tapi ada pesan moral yang harus kita tanam kepada generasi kita, dan tujuannya juga untuk merubah cara pandang kita terhadap mahluk yang disebut Tuselak" jelas Eros
Festival Tuselak yang rencana akan digelar tidak lama lagi memiliki tujuan yang sama yakni ingin mengeksplor cerita-cerita mistis tentang Selak di Lombok, agar masyarakat mengetahui seperti apa sih prosesnya sehingga dia bisa menjadi Selak.
Dalam festival itu nanti akan dimunculkan peran Tuselak itu masing-masing. Konten yang berbentuk hiburan itu rencananya akan mengundang beberapa Sanggar seni yang terlibat proses penyusunan skenario sekaligus aktor dalam festival itu.
"Kami akan mengundang Sanggar seni kemudian nanti akan kita latih sesuai skenario yang kita buat," jelasnya.
Festival Tuselak para pemain akan munculkan cerita menarik dan mistis kepada penonton. Selain adegannya yang mistis dan penuh horor, alur ceritanya bisa membawa pesan positif bagi masyarakat.
Menurut Eros ada jenis-jenis Tuselak yang harus diketahui masyarakat, misalnya Tuselak Ngeres, Tuselak Bunga dan Tuselak Nenakutin.
0 Komentar